Arti Pendidikan

 

 

  1. Pengertian Pendidikan

Secara sejarah, pendidikan dalam arti luas telah mulai dilaksanakan sejak manusia berada di muka bumi ini. Pendidikan sendiri memiliki umur yang sama tua dengan sejak awal manusia ada hingga sekarang, pendidikan pun juga ada sejak awal manusia hingga sekarang. Pendidikan setiap zaman selalu berkembang dan selalu berkembang siring dengan meningkatnya pola pikir manusia yang juga dalam setia kegiatan dan umurnya selalu bertambah kompleks dan kritis.

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

Pendidikan bisa saja bermula dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia bisa mengajar bayi mereka sebelum kelahiran.

Pendidikan bisa diperoleh baik secarah formal dan nonformal. Pendidikan Formal diperoleh dalam kita mengikuti progam-program yang sudah dirancang secara terstruktur oleh suatu intitusi, departemen atau kementerian suatu negara. Pendidikan non formal adalah pengetahuan yang didapat manusia (Peserta didik) dalam kehidupan sehari-hari (berbagai pengalaman) baik yang dia rasakan sendiri atau yang dipelajarai dari orang lain (mengamati dan mengikuti).

Dalam Kamus Bahasa Indonesia, 1991:232, tentang Pengertian Pendidikan , yang berasal dari kata “didik”, Lalu kata ini mendapat awalan kata “me” sehingga menjadi “mendidik” artinya memelihara dan memberi latihan. Dalam memelihara dan memberi latihan diperlukan adanya ajaran, tuntutan dan pimpinan mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran.

 

Berikut pengertian pendidikan menurut para ahli:

Suroso Prawiroharjo,1984

Dimuat dalam dalam tulisan Raka Joni, dkk. (1984:5) Salah satu konsep pendidikan yang layak diajarkan di lembaga pendidikan guru adalah yang menggambarkan pendidikan sebagai bantuan pendidik untuk membuat peserta didik dewasa.sehingga kegiatan mendidik selesai saat kedewasaan telah dicapai. Kedewasaan yang dimaksud adalah kemampuan menetapkan pilihan atau keputusan serta mempertanggung jawabkanperbuatan atau tindakan secara mandiri.

George F. Kneller

Dalam bukunya yang berjudul : Foundation of education I (1967:63), Pendidikan dapat adipandang dalam arti luas dan dalam arti teknis, atau dalam arti hasil dan dalam arti proses. Dalam artinya yang luas pendidikan menunjuk pada suatu tindakan atau pengalaman yang mempunyai pengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan jiwa,watak dan fisik individu. Pendidikan dalam arti ini berlangsung terus menerus.

John Dewey

Dalam bukunya Democracy and education (1950:89-90), Pendidikan adalah rekrontruksi atau reorganisasi pengalaman yang menambah makna pengalaman, dan yang menambah kemampuan untuk mengarahkan pengalaman selanjutnya.

John S. Brubacher

Dalam bukunya Modern Philosophies of education (1977:371), Pendidikan adalah proses dimana potensi-potensi, kemampuan-kemampuan, kapasitas-kapasitas manusia yang mudah dipengaruhi oleh kebiasaan-kebiasaan yang baik, dengan alat atau media yang disusun sedemikian rupa, dan digunakan oleh manusia untuk menolong orang lain atau dirinya sendiri dalam mencapai tujuan yang ditetapkan.

Ki Hajar Dewantara

Pendidikan yaitu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.

Menurut UU No. 20 tahun 2003

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara.

Thompson

Pendidikan adalah pengaruh lingkungan terhadap individu untuk menghasilkan perubahan-perubahan yang tetap dalam kebiasaan perilaku, pikiran dan sifatnya.

M.J. Longeveled

Pendidikan merupakan usaha , pengaruh, perlindungan dan bantuan yang diberikan kepada anak agar tertuju kepada kedewasaannya, atau lebih tepatnya membantu anak agar cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri.

Prof. Richey

Dalam bukunya ‘Planning for teaching, an Introduction to Education’ menjelaskan Istilah ‘Pendidikan’ berkenaan dengan fungsi yang luas dari pemeliharaan dan perbaikan kehidupan suatu masyarakat terutama membawa warga masyarakat yang baru (generasi baru) bagi penuaian kewajiban dan tanggung jawabnya di dalam masyarakat.

Ibnu Muqaffa (salah seorang tokoh bangsa Arab yang hidup tahun 106 H- 143 H, pengarang Kitab Kalilah dan Daminah)

“Pendidikan itu ialah yang kita butuhkan untuk mendapatkan sesuatu yang akan menguatkan semua indera kita seperti makanan dan minuman, dengan yang lebih kita butuhkan untuk mencapai peradaban yang tinggi yang merupakan santaan akal dan rohani.”

Plato (filosof Yunani yang hidup dari tahun 429 SM-346 M)

Pendidikan itu ialah membantu perkembangan masing-masing dari jasmani dan akal dengan sesuatu yang memungkinkan tercapainya kesemurnaan.

 

  1. Unsur-Unsur Pendidikan
  2. Dalam pendidikan terkandung pembinaan (pembinaan kepribadian), pengembangan (pengembangan kemampuan dadan potensi diri yang perlu dikembangkan), peningkatan (dari tidak tahu menjadi tahu), serta tujuan (kea rah mana peserta didik akan diharapkan dapat mengaktualisasikan dirinya seoptimal mungkin)
  3. Dalam pendidikan, secara implicit terjalin hubungan antara dua pihak, yaitu pihak pendidik dan pihak peserta didik, yang di dalam hubungan itu nerlainan kedudukan dan peranan setiap pihak, akan tetapi sama dalam hal dayanya yaitu saling mempengaruhi, guna terlaksananya proses pendidikan (transformasi pengetahuan, nilai-nilai dan ketrampilan-ketrampilan) yang tertuju pada tujuan-tujuan yang di inginkan.
  4. Pendidikan adalah proses sepanjang hayat dan upaya perwujudan pembentukan diri seceara utuh dalam arti pengembangan segenap potensi dalam pemenuhan semua komitmen manusia sebagai individu, sebagai makhluk social dan makhluk tuhan.
  5. Aktivitas pendidikan dapat berlangsung dalam keluarga, dalam sekolah dan dalam masyarakat.

 

Daftar Pustaka

Siswoyo,Dwi DKK,(2013). Ilmu Pendidikan,Yogyakarta : UNY Press

http://www.e-jurnal.com/2013/11/pengertian-pendidikan-menurut-para-ahli.html

 

Nama   : Addin Abdul Hafid

Nim     : 1510 5244 009

Kelas   : Teknologi Pendidikan A

0 thoughts on “Arti Pendidikan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 + = 16